PROFIL KAK RICO

Menjadi Pendongeng sama sekali tidak pernah sedikit pun terpikirkan oleh Kak Rico. Sebelumnya Kak Rico lebih senang berkecimpung dan menggeluti dunia Teater dengan mendirikan Sanggar Teater Merahkala di Jakarta Selatan dan sekaligus melatih kelompok teater mahasiswa yaitu Sanggar KUMMIS dari kampus STIE Ahmad Dahlan Jakarta selama kurang lebih lima belas tahun sesuai disiplin ilmu yang ia dapat disaat ia sempat mengenyam pendidikan teater di Institut Kesenian Jakarta.

Sempat pula Kak Rico menjadi penulis naskah & salah satu pemain utama pada mini sinetron “Keluarga Sakinah” produksi ANTV sebanyak 22 episode pada tahun 2001. Terakhir pada tahun 2002 – 2004 Kak Rico pernah terlibat dalam manajemen duet Haddad Alwi dan Sulis yang terkenal dengan lagu-lagu religi Islam serta sempat pula ikut menggarap Video Klip Haddad Alwi – Sulis “Cinta Rasul 5”.

Pada pertengahan tahun 2004, berawal dari keisengannya mengikuti ajakan salah seorang kawannya untuk mengikuti sebuah kegiatan Workshop Dongeng yang diadakan oleh LSM YAPPIKA, Kak Rico malah merasakan “kenikmatan” yang sangat berbeda dibandingkan dengan bermain atau menyutradarai pertunjukan Teater. Ketagihan Kak Rico makin menjadi-jadi setelah ia berhasil meraih gelar Juara II Lomba Dongeng di TMII pada tahun itu pula, padahal baru kali itu pula lah kak Rico ikut dalam sebuah kegiatan lomba dongeng. Sejak saat itu Kak Rico merasakan bahwa profesi Pendongeng untuk anak adalah profesi yang tepat untuknya. Hingga akhirnya lambat laun kak Rico pun semakin merasakan bahwa dongeng telah membuat ia menyayangi dan mencintai anak-anak Indonesia. Bagi Kak Rico, dunia anak adalah dunia yang jujur, indah, dan mempesona.

Konsep dan teknik yang diterapkan oleh kak Rico dalam bercerita yaitu  dengan teknik dramatisasi/teaterikal, ekspresif, enerjik, dan jenaka, serta sering pula berdampingan dengan sebuah boneka muppet sebagai co-storyteller atau sebagai salah satu toko dalam cerita. Selain interaktif dengan audiens anak, dukungan backsound dan sound effect juga menjadi andalan dengan tujuan menstimulasi emosi dan imajinasi anak agar terbawa ke dalam atmosfir cerita yang seru, jenaka, dan edukatif.  Konsep & teknik bercerita tersebut mungkin cukup lengkap untuk bisa menghasilkan pertunjukan dongeng yang menghibur, berkesan dan mengandung pesan. Dengan konsep tersebut dongeng Kak Rico mempunyai ciri khas tersendiri.

Bukan hanya dongeng-dongeng umum (fairy tales, folktales, dan fabel) yang bisa Kak Rico sampaikan kepada anak-anak. Kisah teladan Islam atau cerita-cerita karya sendiri yang bernafaskan Islam pun bisa Kak Rico bawakan dengan gaya yang menarik, enerjik, dan jenaka hingga tidak membosankan audiens anak yang mendengarkan.

Alhamdulillah, pretasi yang diraih Kak Rico cukup lumayan, diantaranya Juara II Lomba Mendongeng di Taman Mini Indonesia Indah tahun 2004, Juara I Lomba Mendongeng yang diadakan Gramedia Pustaka Utama pada tahun 2005, dan Juara I Lomba Mendongeng pada acara BOBO FAIR di JHCC Senayan pada tahun 2007. Memang prestasi tersebut masih jangat jauh dibanding pendongeng-pendongeng senior lainnya di Indonesia yang sungguh sangat luar biasa prestasinya seperti Kak Kusumo, Kak Agus DS, Kak Bimo, Kak Putri Suhendro, dan masih banyak lagi. Namun paling tidak prestasi yang masih sangat sedikit dimiliki Kak Rico itu bisa menjadi modal keyakinan Kak Rico yang insya Allah dapat turut serta memberikan sumbangsih bagi anak-anak Indonesia.

Dimana pun dan kapan pun insya Allah Kak Rico siap mendongeng untuk anak-anak. Baik untuk kegiatan sekolah, acara ulang tahun, family gathering, promo produk, atau pun sosial, Kak Rico selalu berusaha selalu siap untuk mendongeng.

Akhir kata, sebagai Pendongeng, kak Rico mempunyai harapan yang sungguh-sungguh terhadap anak Indonesia, yaitu anak-anak Indonesia kelak harus sanggup menjadi generasi penerus bangsa yang santun, berahlak mulia, serta menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan budaya luhur bangsa. Aamiin.

Salam Dongeng